Pendakian Gunung Prau via Dieng Wonosobo

Pendakian Gunung Prau via Dieng Wonosobo


Wonosobo,- Gunung Prau adalah gunung yang terletak di Dataran Tinggi Dieng dengan ketinggian puncaknya 2590 Mdpl. Basecamp Dieng Wonosobo terletak di Kalilembu, Dieng, Wetan, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah Kode Pos 56354.

Okey gaes langsung saja kali ini saya mau cerita tentang pedakian pertamaku bersama ke 3 temanku (Danu, Jalu, Andi) tepatnya pada tahun 2019. Kita berangkat dari Cilacap melakukan perjalanan menuju Wonosobo dengan menggunakan kendaraan motor roda dua. Kami berangkat pukul 07.00 pagi, sekitar pukul 08.30 kami beristirahat di Alun - Alun Banjarnegara, karena sebagian kami ada yang belum sarapan pagi. hehe :v sesudah sarapan jadi tambah semangat buat cepat - cepat sampai ke Basecamp tujuan kami.

Ketika perjalanan sudah memasuki kawasan Dieng kita disuguhkan pemadangan view gunung Sindoro dan gunung Kembang. Holla Dieng..!!😅

Sumber : Dokumentasi Penulis
Instagram : @_syamsul.hudaa

Sekitar pukul 11.00 kita sampailah di Basecamp Gunung Prau via Dieng. Suasana yang ramai pendaki dari berbagai daerah dan udara yang sejuk terasa begitu luar biasa karena kami baru pertama kali mau melakukan pendakian.😅

Sumber : Dokumentasi Penulis
Instagram : @_syamsul.hudaa
                 
Kita istirahat di Basecamp sambil di cek ulang semua barang - barang yang kami bawa. Btw, di Basecamp Dieng mulai buka per- 2019 tidak boleh membawa air dengan botol kemasan sekali pakai (kecuali air minum yang sudah dalam botol kemasan), dan juga tidak boleh membawa tissue basah dan alat musik. Untuk pengganti botol sekali pakai kalian bisa menyewa Diligent air yang sudah disediakan oleh pihak Basecamp.

Karena jam 12.00 itu waktunya buat istirahat para petugas Basecamp (yakali namanya manusia kan butuh istirahat😂), Jadi kami melakukan start pendakian pada pukul 13.00. 

Selama perjalanan menuju pos 1 jalurnya itu landai dan kalian juga akan disuguhkan dengan view perkebunan warga.
Perjalanan menuju pos 1 kurang lebih 15 menit. Di pos 1 terdapat tempat duduk permanen yang dibuat dengan cor, jadi kalian kalo kesini bisa istirahat senejak menikmati sejuknya udara sekitar.

Sumber : Dokumentasi Penulis
Instagram : @_syamsul.hudaa

Setelah beristirahat sejenak di pos 1, kami melanjutkan perjalanan menuju pos 2 dengan jalur yang sudah mulai sedikit menanjak.
Sekitar 1 jam kita sampailah di pos 2. Disini pemandangannya sudah terlihat jelas (cuaca juga emang lagi lumayan cerah😂).

Sumber : Dokumentasi Penulis
Instagram : @_syamsul.hudaa

Sumber : Dokumentasi Penulis
Instagram : @_syamsul.hudaa

Setelah beristirahat di pos 2, kami melanjutkan perjalanan menuju pos 3 dengan jalur kurang lebih sama seperti menuju pos 2. Dengan waktu kurang lebih 45 menit. 

Sumber : Google Maps

Kami juga beristirahat di pos 3. (Kok istirahat terus sih? Iyalah namanya juga baru pertama kali😅 dan yang lebih penting perjalanan itu aman dan dinikmati jangan terburu - buru yak😂)

Setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuju puncak. Jalur disini itu melewati punggung gunung, jika beruntung kalian akan mendapat view lautan awan dan juga Gunung Slamet di sisi barat.

Sumber : Dokumentasi Penulis
Instagram : @_syamsul.hudaa

Selama kurang lebih 30 menit kita sampailah di Puncak tertinggi Gunung Prau 2590 Mdpl. Disini kalau kalian beruntung juga akan mendapat view lautan awan. (Btw.. dilarang mendirikan camp di area puncak yak😁 karena apa? Iya itulah peraturannya😅 lebih jelas lagi tanya langsung ke petugas Basecamp).

Sumber : Dokumentasi Penulis
Instagram : @_syamsul.hudaa

Setelah itu kita turun menuju camp view Sindoro Sumbing. Perjalanan kurang lebih 15 menit melewati perbukitan landai. (Lebih terkenalnya sih Bukit Teletubis).

Sumber : Dokumentasi Penulis
Instagram : @_syamsul.hudaa

Setelah memilih tempat yang pas untuk mendirikan tenda akhirnya kita pun mendirikan tenda😂 disini kami pun beristirahat dan memasak makanan. (Btw.. kami naik ternyata ngga membawa piring loh😂 jadi untuk kalian - kalian yang ingin nendaki harus bener - bener teliti yak untuk mempersiapkan barang - barang bawaan kalian).


Setelah istirahat dan makan kami pun kami ada yang ngobrol dan ada juga yang langsung tidur (Kecapean mungkin yak😂). Cuaca malam itu pun sangat cerah, terlihat jelas dengan gagahnya Gunung Sindoro dan Sumbing dengan berribu bintang - bintang di langit. (Btw maap yak ngga ada potonya😂 kalo penasaran coba aja kesana eh 😜😅). Karena kami merasa capek jadi kami pun terus tidur. (Harus tidur yang cukup yak😅)


Suasana pagi juga sangat cerah dengan view Gunung Sindoro, Sumbing, Merapi, Merbabu, Kembang, Andong dan Telomoyo bisa terlihat jelas.

Sumber : Dokumentasi Penulis
Instagram : @_syamsul.hudaa

Sumber : Dokumentasi Penulis
Instagram : @_syamsul.hudaa

Setelah berkeliling area camp dan puas ber foto - foto, sekitar pukul 07.30 kami kembali ke tenda untuk masak buat sarapan. (Maap ngga ada potonya juga😂)
Dan sekitar pukul 09.00 kami sudah selesai packing dan siap - siap untuk turun kembali ke rumah😂 eh Basecamp maksudnya. Kami turun tetap melalui jalur yang kami lalui ketika berangkat yaitu jalur Dieng.

Foto bareng di puncak dong😂 kan buat kenang - kenangan.. besok bisa di kasih tau sama anak kalo udah nikah dan udah punya anak😅

Sumber : Dokumentasi Penulis
Instagram : @_syamsul.hudaa

Perjanan turun lebih cepat daripada perjalanan naik. Hanya sekitar 2 jam kami sudah sampai di Basecamp dan kami pun beristirahat. Setelah lumayan lama kami beristirahat akhirnya kami pun pulang pukul 13.00.. Se you Dieng😅 semoga besok bisa berkunjung lagi (pengennya bersama istri dong😂 kalo udah nikah😅).


Sekian cerita pengalaman pendakian pertamaku. Mohon maaf apabila ada salah kata.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Puncak Sakub Kaligua Brebes

Cara Packing Carrier dengan Benar dan Nyaman